Purwakarta - Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, menjenguk bayi perempuan yang ditemukan warga di kawasan Babakan Johar, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta, dan diduga ditelantarkan oleh orang tuanya, Senin, (27/7/2026).
Om Zein datang ke Puskesmas Munjul Jaya untuk memastikan kondisi kesehatan bayi tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga medis, bayi dalam keadaan sehat dan terus mendapatkan perawatan.
"Alhamdulillah kondisinya sehat, dan saya serahkan kepada Camat Kota, Pak Heri Anwar, untuk menjadi bapak asuhnya," ujar Om Zein.
Dalam kesempatan itu, Om Zein juga menyampaikan pesan kepada ibu yang melahirkan bayi tersebut agar tidak takut mengakui identitasnya.
Menurutnya, apabila alasan penelantaran karena persoalan ekonomi atau kesulitan mengasuh anak, Pemerintah Kabupaten Purwakarta siap membantu mencarikan solusi.
"Siapa pun yang merasa melahirkan bayi ini, kalau memang merasa berat untuk mengurusnya, nanti kita urus. Yang penting ada nasabnya," kata Om Zein.
Ia menambahkan, penanganan bayi akan lebih baik apabila identitas orang tua diketahui, sehingga hak-hak anak tetap terlindungi.
"Biar Pak Camat yang urus. Kalau orang yang lewat (mengasuh), kita juga khawatir," ujarnya.
Om Zein kembali mengajak ibu bayi tersebut untuk berani mengakui perbuatannya tanpa rasa takut.
"Ibu atau teteh tidak mau mengurus tidak apa-apa, yang penting ibu akui. Kalau karena tekanan ekonomi atau persoalan lainnya, itu bisa kita selesaikan bersama. Mudah-mudahan nanti saat besar, anak ini menjadi orang yang sukses, bahkan menjadi pejabat," tuturnya.
Ia berharap hati ibu dari bayi tersebut tergerak untuk datang dan menyampaikan pengakuan, sehingga pemerintah dapat membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi.
"Semoga ibu dari bayi ini hatinya tersentuh, menyadari bahwa apa yang dilakukan adalah sebuah kesalahan, lalu segera mengaku. Jika ada permasalahan, kita selesaikan bersama-sama," kata Om Zein.
"Kami berharap siapa pun yang melahirkan bayi ini tidak takut untuk datang ke om Zein. Pemerintah hadir bukan untuk menghakimi, tetapi untuk mencari solusi terbaik agar hak-hak anak tetap terlindungi dan masa depannya terjamin," pungkasnya.
Untuk sementara waktu, bayi perempuan tersebut masih menjalani perawatan di Puskesmas Munjul Jaya.
Selain untuk memastikan kondisi kesehatannya tetap baik, bayi juga masih berada di bawah pengawasan sebagai bagian dari proses penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.
Sementara itu, Camat Purwakarta (Kota), Heri Anwar, menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan Bupati Purwakarta sebagai bapak asuh bagi bayi tersebut hingga ada keputusan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
"Ini adalah amanah dari Pak Bupati yang tentu akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Yang terpenting saat ini adalah memastikan bayi ini mendapatkan kasih sayang, perlindungan, dan perawatan terbaik selama proses hukum dan administrasi berlangsung. Kami bersama pemerintah daerah akan mendampingi serta memenuhi kebutuhan bayi ini hingga ada keputusan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Heri Anwar. (Diskominfo Purwakarta)